Jenis-Jenis Diet Yang Populer

Diet Mediterania

Diet Mediterania alias Mediterranean diet adalah jenis diet yang mengikuti pola makan orang-orang di area laut Mediterania seperti Perancis, Yunani, Italia, dan Spanyol.

Diet Mediterania berbeda-beda tergantung negaranya, tapi selalu mengandung banyak sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, gandum, ikan, dan minyak zaitun.

Cara melakukan diet Mediterania

Menjalankan Mediterranean diet cukup mudah. Anda hanya perlu mengatur pola makan seperti berikut ini:

  • Perbanyak makanan dari gandum seperti roti, pasta, nasi
  • Perbanyak sayur dan buah
  • Rutin makan ikan setiap hari
  • Kurangi konsumsi daging
  • Perbanyak konsumsi lemak yang berasal dari minyak tumbuhan, misalnya minyak zaitun atau minyak kelapa

Kelebihan dan kekurangan diet Mediterania

Penelitian membuktikan bahwa Mediterranean diet adalah yang paling sehat untuk jantung.

Pola makan ini bukan saja menurunkan risiko penyakit jantung, tapi juga mengurangi kemungkinan terkena kanker, diabetes, dan penyakit kronis lainnya.

Namun, diet Mediterania mungkin bukan yang paling cepat menurunkan berat badan karena konsumsi karbohidrat dan gula tidak dibatasi. 

Akibatnya, meski sehat untuk tubuh dan bisa menjaga berat badan tetap seimbang dalam jangka waktu panjang, diet Mediterania biasanya bukan pilihan utama bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

Diet keto

Diet keto sering dibagi menjadi dua jenis, yaitu diet ketogenik dan diet ketofastosis.

Jenis diet ini awalnya sering diterapkan bagi penderita diabetes, namun karena bisa menurunkan berat badan dengan cukup efektif, diet keto lama kelamaan juga menjadi populer di kalangan banyak orang yang ingin mendapatkan tubuh langsing dalam waktu relatif singkat.

Diet keto berfokus pada asupan gula dan karbohidrat yang dibatasi, bahkan dihilangkan. Sebagai gantinya, kita malah perlu mengonsumsi makanan berlemak tinggi.

Ini karena, jika kita tak mendapat asupan karbohidrat dan gula dari makanan, tubuh tidak lagi mendapatkan sumber energi sehingga terjadi yang namanya ketosis.

Minimnya asupan karbohidrat membuat tubuh tidak memproduksi gula darah dalam jumlah cukup untuk dibakar sebagai energi. Akibatnya, tubuh mulai memecah tumpukan lemak sebagai sumber energi cadangan.

Cara Melakukan Diet Keto

Inti dari menjalankan diet keto adalah dengan mengurangi drastis konsumsi karbohidrat serta menggantinya dengan lemak dan protein. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang baik dikonsumsi dan dihindari ketika menjalankan diet keto.

Makanan kaya lemak yang dianjurkan:

  • Telur, terutama yang banyak mengandung Omega 3
  • Daging, ayam, kalkun, sosis, steak dan produk daging lain.
  • Ikan tuna, salmon, makarel.
  • Krim, mentega dan keju.
  • Sayur hijau, tomat, bawang, cabai dan sayur lain yang rendah karbohidrat.
  • Kacang dan biji-bijian, seperti almond, wijen, chia dan biji labu.
  • Alpukat, baik dikonsumsi langsung maupun dalam bentuk masakan.
  • Minyak zaitun, minyak alpukat atau minyak kelapa.
  • Garam, merica dan berbagai rempah alami.

Sementara, jenis karbohidrat yang perlu dihindari yaitu:

  • Nasi, pasta, sereal dan produk gandum.
  • Kacang dan biji-bijian.
  • Umbi-umbian, seperti ubi, kentang, wortel.
  • Makanan atau minuman manis, seperti permen, es krim, cake, jus buah dan soda.
  • Lemak tidak sehat dari minyak sayur atau mayonaise.
  • Minuman mengandung alkohol.
  • Anda tidak dianjurkan untuk menjalankan diet keto terlalu lama. Tujuan utama diet ini adalah untuk mengurangi berat badan. Jika target berat badan Anda sudah terpenuhi, maka sebaiknya berhenti melakukan diet keto lalu mengubahnya dengan pola hidup sehat.

Terlalu lama menjalankan diet keto memiliki risiko yang berbahaya bagi tubuh seperti malnutrisi.

Kelebihan dan Kekurangan Diet Keto

Manfaat diet keto:

  • Menurunkan berat badan
  • Mengontrol gula darah
  • Menurunkan risiko penyakit jantung dan darah tinggi
  • Mengurangi risiko gangguan sistem saraf
  • Meringankan gejala epilepsi pada anak
  • Sama seperti jenis diet lainnya, diet keto memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh jika dijalankan dengan tepat. Namun, jika tidak berhati-hati, diet keto juga memiliki risiko yang cukup berbahaya bagi tubuh.

Ketika menjalankan diet keto, tubuh akan memasuki fase ketosis. Produksi keton yang berlebih akan membuat tubuh menjadi asam dan timbullah kondisi yang disebut sebagai ketoasidosis.

Ketoasidosis dapat memicu berbagai gejala seperti kehausan, sering buang air kecil, mulut kering, kulit kering, mudah lelah dan lemas, sakit perut, dan sesak napas. Efek yang lebih parah lagi dari ketoasidosis adalah bisa menyebabkan koma hingga kematian.

 Diet DEBM

Diet Enak Bahagia Menyenangkan atau disingkat diet DEBM adalah jenis diet yang dicetuskan oleh seseorang yang bernama Robert Hendrik Liembono.

Ia menjalani sebuah program diet dan sukses menurunkan berat badan dari 107 kg menjadi 75 kg. Kesuksesan ini ia tuangkan dalam sebuah buku sehingga akhirnya banyak orang Indonesia yang mengikuti pola diet yang ia namakan DEBM tersebut.

Cara melakukan diet DEBM

Mirip dengan diet keto, diet DEBM juga menekankan pada konsumsi rendah karbohidrat dan tinggi lemak serta protein. Jadi, untuk menjalankan diet DEBM, Anda perlu mengurangi asupan karbohidrat dan gula, dan menambah porsi lemak dan protein di menu makan sehari-hari.

Bedanya dengan diet keto, tidak ada batas asupan lemak minimal yang harus dikonsumsi. Diet DEBM ini membebaskan makan apa saja asalnya porsi proteinnya tinggi dan karbohidratnya rendah.

Meski begitu, ada satu pantangan dalam diet DEBM, yaitu makanan yang mengandung vetsin alias MSG.

Kelebihan dan kekurangan diet DEBM

Diet DEBM cenderung lebih mudah diikuti dibanding diet keto yang sangat membatasi asupan karbohidrat. Bagi Anda yang masih sulit makan tanpa nasi, diet DEBM mungkin bisa jadi pilihan yang lebih cocok karena Anda masih dibolehkan makan nasi dengan porsi yang lebih sedikit.

Namun, hati-hati juga saat memilih menu protein. Meski diutamakan makan protein baik dari tumbuhan, telur, maupun daging, porsi daging yang terlalu banyak bisa meningkatkan kolesterol jahat di dalam tubuh.

Oleh karena itu, pilihlah daging rendah lemak dan bahan-bahan berlemak lain yang mengandung lemak baik, seperti alpukat atau minyak zaitun.

 Diet GM

Diet General Motors atau yang lebih dikenal dengan sebutan diet GM adalah jenis diet yang awal mulanya digunakan oleh para pegawai General Motors pada 1985 di Amerika Serikat dan pada akhirnya menyebar ke kalangan umum.

Diet GM adalah salah satu jenis diet yang cukup diminati oleh banyak orang yang ingin melakukan diet. Selain cenderung tidak membutuhkan waktu yang lama, diet GM juga memiliki hasil yang cukup ampuh. Jika dijalankan dengan penuh disiplin, Anda dapat menurunkan berat badan hingga 7kg dalam waktu satu minggu!

Cara Melakukan Diet GM

Dibutuhkan persiapan dan perencanaan yang matang untuk menjalankan diet ini. Anda harus mematuhi aturan menu yang terdapat pada diet GM selama tujuh hari berturut-turut.

Diet ini banyak melibatkan variasi buah-buahan dan sayuran yang minim kalori dan kaya asupan gizi dalam menunya.

Perlu Anda perhatikan, diet GM merupakan diet yang cukup ketat. Artinya, dalam proses menjalankannya Anda tidak boleh melanggar aturan atau anjuran yang ada.

Karena jika Anda tidak mengikuti pola yang dianjurkan serta durasi yang ditetapkan, Anda tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal serta dapat membahayakan bagi tubuh.

Kelebihan dan Kekurangan Diet GM

Diet GM memang salah satu solusi paling cepat dan mudah untuk menurunkan berat badan. Dibandingkan dengan jenis-jenis diet lainnya, diet GM merupakan diet yang paling mampu menurunkan berat badan paling cepat.

Dengan hanya mengatur asupan makanan tanpa perlu berolahraga, Anda dapat menurunkan berat badan hingga 7 kilogram selama tujuh hari.

Wajar jika orang yang tergiur untuk mencoba melaksanakan diet GM karena tergiur dengan hasilnya yang cukup instan dan cara yang cenderung lebih mudah dibandingkan dengan jenis diet lainnya.

Tapi perlu diketahui, diet GM ini memiliki kekurangannya juga. Banyak ahli gizi dan ahli kesehatan yang tidak menyarankan diet ini karena risiko untuk terkena malnutrisi cukup besar.

Malnutrisi terjadi karena diet ini tidak memenuhi kebutuhan gizi bagi tubuh terutama protein. Padahal protein merupakan salah satu zat yang dibutuhkan tubuh untuk perbaikan dan regenerasi sel tubuh, mengatur imun tubuh, hingga suplai energi untuk membentuk otot.

Diet Paleo

Diet paleo atau dikenal juga dengan istilah diet manusia gua adalah diet yang mengadopsi pola makan manusia gua zaman prasejarah atau paleolitikum. Pola makan manusia pada zaman prasejarah dianggap memiliki pola yang yang sesuai dengan rancangan pola tubuh manusia.

Diet paleo muncul berdasarkan anggapan bahwa penyakit yang sering muncul pada tubuh disebabkan oleh pola makan serta jenis makanan manusia modern, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Dengan mengembalikan pola makan seperti manusia zaman dahulu, hal ini dianggap mampu mencegah penyakit-penyakit yang umumnya muncul akibat pola makan yang tidak sehat.

Cara Melakukan Diet Paleo

Menu yang dianjurkan dari diet paleo adalah jenis-jenis makanan yang dikonsumsi oleh para manusia pra-sejarah seperti daging hasil berburu, memancing, serta bahan alami yang didapatkan di alam.

Singkatnya, menu dari diet ini menghindari jenis-jenis makanan olahan seperti biji-bijian, susu, gandum, garam, gula, serta produk olahan lainnya.

Berbeda dengan jenis diet lainnya yang membutuhkan disiplin yang tinggi ketika menjalankannya, diet paleo membebaskan Anda untuk mengatur pola diet Anda sendiri.

Ketika baru menjalankan diet ini, lakukan hanya tiga hari dalam seminggu, empat hari lainnya Anda dibebaskan untuk makan seperti biasa. Setelah terbiasa dengan pola ini, perlahan mulai tingkatkan intensitasnya hingga enam hari seminggu.

Diet paleo akan lebih terasa efeknya jika Anda juga rutin berolahraga.

Kelebihan dan Kekurangan Diet Paleo

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada kelompok orang yang menjalankan diet paleo selama 12 minggu, ditemukan bahwa diet ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh.

Selain dapat menurunkan berat badan, diet paleo juga terbukti efektif untuk meningkatkan toleransi glukosa, mengontrol tekanan darah lebih baik, dan memperbaiki pengaturan nafsu makan.

Meskipun diet paleo relatif lebih aman dibandingkan jenis diet lainnya, tetapi bukan berarti diet ini tidak memiliki kekurangan atau risiko pada tubuh manusia. Tidak semua manusia akan cocok dengan pola makan yang diatur oleh diet paleo.

Jika setelah Anda mencoba diet paleo tidak cocok dengan metabolisme tubuh, Anda tidak dianjurkan untuk melanjutkannya karena dapat memengaruhi metabolisme tubuh serta dapat menyebabkan Anda malnutrisi.

Diet Mayo

Diet mayo adalah pola diet yang diciptakan oleh para ahli gizi di Mayo Clinics. Berbeda dengan pola diet lainnya yang fokus untuk menurunkan berat badan dengan waktu yang singkat, diet mayo adalah jenis diet untuk mengubah pola makan Anda menjadi lebih sehat serta untuk mengubah kebiasaan makan Anda pada jangka waktu yang panjang.

Berat badan turun hanya satu dari sekian banyak keuntungan yang didapatkan dari menjalankan program diet mayo.

Cara Melakukan Diet Mayo

Pola yang diterapkan pada diet mayo dilakukan dengan mengubah kebiasaan buruk Anda, baik dari pola makan serta pola hidup menjadi pola makan dan hidup yang jauh lebih sehat.

Sayur-sayuran serta makanan yang kaya serat seperti buah-buahan serta makanan seperti oatmeal adalah jenis makanan yang sangat dianjurkan ketika menjalankan diet mayo.

Selain mengatur pola makan, diet mayo juga menganjurkan Anda untuk aktif bergerak atau berolahraga agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Diet mayo memiliki dua tahap, tahap yang pertama adalah tahap di mana Anda akan merasakan penurunan berat badan yang cukup signifikan sekitar dua hingga empat kilogram pada dua minggu pertama. Kemudian pada tahap kedua, adalah tahap di mana berat tubuh  Anda perlahan-lahan turun 0,5 hingga satu kilogram per minggunya. 

Kelebihan dan Kekurangan Diet Mayo

Selain untuk menurunkan berat badan, diet mayo juga terbukti dapat mencegah penyakit-penyakit yang muncul akibat pola makan yang tidak baik, seperti penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

Rutin menjalankan diet mayo pun dapat menciptakan pola hidup Anda yang jauh lebih sehat serta memiliki banyak manfaat positif dalam jangka waktu yang lama.

Jika Anda tidak terbiasa dengan jenis diet seperti jenis mayo, tubuh Anda akan mengalami sedikit gangguan pada pencernaan. Hal ini cukup wajar karena tubuh Anda beradaptasi dengan asupan makanannya. Namun, hal ini akan berangsur pulih.

Diet OCD (intermittent fasting)

Diet OCD atau intermittent fasting adalah jenis diet yang dilakukan seperti Anda berpuasa pada bulan Ramadan. Berbeda dengan jenis diet lainnya yang memiliki pantangan atau mewajibkan Anda mengonsumsi jenis makanan tertentu, diet OCD hanya membatasi waktu makan bagi yang menjalankannya.

Cara Melakukan Diet OCD

Seperti yang sudah disebutkan di atas, diet OCD tidak membatasi jenis makanan yang Anda konsumsi, namun mengatur kapan sebaiknya Anda makan. Ada empat cara untuk mengatur jam makan Anda pada pola diet OCD:

Pola 16/8: Pola ini dilakukan dengan membatasi jam makan Anda selama delapan jam kemudian berpuasa selama 16 jam.

Pola 18/6: Ketika Anda sudah terbiasa dengan pola 16/8, Anda dapat meningkatkannya dengan membatasi jam makan Anda selama enam jam, kemudian berpuasa selama 18 jam.

Pola 20/4: Pada pola yang ketiga ini, Anda hanya diperbolehkan makan hanya empat jam saja, kemudian berpuasa selama 20 jam.

Makan satu hari sekali: Pola ini adalah pola yang terberat. Anda hanya diperbolehkan makan satu kali saja selama satu hari. Jika Anda makan pada pukul 6 sore, maka Anda tidak diperbolehkan makan sebelum pukul 6 sore keesokan harinya. Selama 24 jam, Anda hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi air putih saja.

Menu makanan pada diet OCD cukup fleksibel, namun Anda perlu memenuhi kebutuhan karbohidrat, protein, dan vitamin pada makanan yang Anda konsumsi.

Perlu diingat, ketika menjalankan diet OCD Anda tidak dianjurkan untuk makan berlebih, serta Anda harus banyak mengonsumsi air putih.

Kelebihan dan Kekurangan Diet OCD

Seperti puasa yang dilakukan pada bulan Ramadan oleh umat muslim, diet OCD pun memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Selain dapat menurunkan berat badan, diet ini pun baik dalam mengatur metabolisme tubuh.

Diet ini sangat baik untuk Anda coba, namun diet OCD tidak dianjurkan untuk dilakukan oleh wanita hamil, orang yang kekurangan nutrisi, serta orang yang memiliki darah rendah.

Cara Bakar Lemak Selain Diet dan Olahraga

Diet dan olahraga dapat Anda gunakan sebagai cara untuk membakar lemak hingga untuk menurunkan berat badan. Namun selain mencoba kedua cara ini, Anda juga dapat mencoba cara alternatif. Yaitu dengan mengonsumsi suplemen pembakar lemak (fat burner)

Cara kerja fat burner atau suplemen pembakar lemak adalah mempercepat proses pembakaran lemak di dalam tubuh. Suplemen fat burner dapat bekerja efektif ketika Anda aktif bergerak sehari-hari. Seperti berjalan menuju tempat kerja, naik turun tangga, hingga beberapa kegiatan aktif lainnya, dengan mengonsumsi suplemen pembakar lemak, proses pembakaran lemak di tubuh menjadi lebih cepat dan efektif.

Salah satu suplemen pembakar lemak yang dapat Anda konsumsi adalah Slendy. Slendy adalah suplemen pembakar lemak yang mengandung L-Carnitine tartrate dan Chromium untuk membantu proses metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran kalori dalam tubuh dapat meningkat sehingga dapat menghilangkan lemak di tubuh secara efektif.

Nah setelah membaca itu kalian cocok yang mana?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *